Pages

Senin, 19 Desember 2011

Haji Mabrur Idaman Semua Orang yang Melaksanakan Ibadah Haji

Firman Allah SWT.
"Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh."(Al-Hajj : 27).

Setiap bulan haji pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki dan menyempurnakan penyelenggaraan haji. Termasuk penyelenggaraan haji tahunini menerapkan kebijaksanaan prosedur sehingga para calon jamaah haji merasa lebih nyaman untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima ini.

Haji, artinya menyengaja atau menuju. Maksudnya sengaja mengunjungi Baitullah (Ka'bah) di Mekah untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT, pada waktu tertentu dengan cara tertentu secara tertib.

Minggu, 18 Desember 2011

Takwa dan Orang-orang yang Bertakwa

  1. Bertakwalah kepada Allah dengan sebagaian ketakwaan- walaupun sedikit- dan jadikanlah antara engkau dan Allah penutup- walaupun tipis.
  2. Tidaklah dikatakan sedikit sebuah perbuatan yang disertai dengan ketakwaan. Bagaimana ia dapat dikatakan sedikit, sedangkan ia diterima (di sisi-Nya)?
  3. Jika engkau tidak diberi kekayaan, maka janganlah sampai tercegah darimu ketakwaan.
  4. Wahai hamba-hamba Allah, sesungguhnya takwa kepada Allah telah melindungi wali-wali Allah dari hal-hal yang diharamkan-Nya dan menetapkan dalam hati mereka ketakutan kepada-Nya. Sehingga, mereka tidak tidur di malam hari (bertahajjud) dan haus di siang hari (berpuasa). Mereka memperoleh kesenangan dengan penderitaan, kepuasan dengan haus. Mereka menganggap kematian sebagai hal yang dekat, maka mereka pun bergegas mengerjakan amal (kebajikan).

Taqwa Kepada Allah

Dinamakan qalbu karena ia selalu berbolak-balik. Sabda Rasulullah SAW menjelaskan, ia seumpama bulu di pucuk pohon yang terombang-ambing oleh hembusan angin, terombang-ambing diantara pilihan takwa atau fujur, haq dan bathil, suci atau lumuran kotoran, iman atau kufur, meraih ridha Allah atau terbujuk bualan setan. Kebahagiaan menjadi milik mereka yang menyucikannya, kesengsaraan adalah ganjaran setimpal bagi siapapun yang mengotorinya. Memenangkan kesucian hati menjadi perjuangan abadi anak-anak Adam dalam rangka melawan iblis. Menata hati jadi perhatian utama Rasulullah SAW, sahabat dan generasi utama islam sebagai kelanjutan perjuangan panjang mencapai puncak kebahagiaan dengan iman. TEriring do'a "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hati kami pada agama-Mu" untuk selalu mencari ilmu agama-Mu, mengurai jalan menata hati serta mengasah cermin jiwa agar bisa menatap kebenaran hakiki menuju kebahagiaan disini dan disisi-Nya nan abadi. Wahai saudaraku jangan tunda waktu untuk sama-sama mendekatkan diri kepada sang Khaliq Maha Pencipta Alam Semesta.

Dala surat Al-Baqarah, Artinya : "Kehidupan dunia dijadikan dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia daripada mereka dihari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas. (Al-Baqarah : 212)

Sabtu, 03 Desember 2011

Kata Bermakna

Bulletin Jum'at
  • Kebaikan bukanlah dengan bertambah banyaknya harta dan anak-anakmu. Akan tetapi kebaikan adalah dengan bertambah banyaknya ilmumu, bertambah besarnya kesabaranmu, dan engkau menyayangi orang lain dengan ibadahmu kepada Tuhanmu. Maka, jika engkau berbuat baik, engkau memuji Allah 'Azza wa Jalla; dan jika engkau berbuat buruk, engkau beristighfar kepada Allah.
  • Tidak ada kebaikan di dunia ini kecuali bagi dua golongan manusia, yaitu: (pertama), seseorang yang berbuat dosa, lalu dia cepat-cepat meluruskan perbuatannya dengan bertobat. Kedua, seseorang yang bersegera dan amal kebajikan. Tidaklah dipandang sedikit perbutan yang dilakukan dengan ketakwaan, maka bagaimana dapat dikatakan sedikit suatu perbutan yang diterima (Allah)?
  • Kesempatan terus berjalan seperti jalannya awan. Oleh karena itu, cepat-cepatlah kalian ambil segala kesempatan yang baik (sebelum ia berlalu dari kalian).
  • Kedermawanan yang sebenarnya adalah berniat melakukan kebaikan kepada setiap orang.
  • Di antara amal kebajikan yang paling utama adalah: berderma di saat kesusahan, bertindak benar ketika sedang marah, dan memberi maat ketika mampu untuk menghukum.
  • Kebaikan yang tidak ada keburukan di dalamnya adalah bersyukur ketika mendapatkan kenikmatan, dan bersabar ketika mendapatkan musibah.

Shalat

Shalat adalah tempat munajat dan tambang pembersihan. Di dalamnya terbentang hamparan rahasia dan kilauan cahaya. Bila kita ingin mengenali diri kita, itu bisa dilakukan lewat shalat. Ukurlah ia dengan timbangannya. Kalau tidak mengarah pada hal-hal yang bersifat duniawi berarti engkau bahagia. Namun, jika yang terjadi sebaliknya, maka tangisilah dirimu. Jika kakimu masih sulit untuk dilangkahkan menuju shalat, berarti engkau belum mengetahui rahasia shalat. Peranahkah engkau saksikan ada seseorang yang tidak ingin berjumpa dengan kekasihnya? Allah berfirman,
"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain) Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan". (Al-Ankabut : 45). Oleh karena itu, shalat yang tidak mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar tidak disebut shalat dan tidak bernilai di sisi Allah.

Jumat, 02 Desember 2011

Pertanian pada Abad Keemasan Islam

Para ilmuwan Muslim membuat pola yang mengubah varian agrikultur tahunan. Penggunaan lahan menjadi semakin produktif, sistem irigasi diperbaiki dan diperluas.

Teknologi pertanian pada masa peradaban Islam memberi pengaruh dalam perkembangan berbagai bidang. Sektor pertanian pada masa kejayaan Islam dianggap sebagai pencetus bagi perkembangan teknologi selanjutnya.

Sumbangan Islam bagi dunia tidak hanya teknologi sebagai sebuah produk, tetapi juga dilengkapi uraian rinci mengenai pembuatan produk teknologi tersebut. Kaum Muslim pada era Revolusi Hijau atau Revolusi Pertanian pada abad ke-11 memberi kontribusi di banyak bidang.

"Salah satu aspek penting dari revolusi ini adalah pengenalan dan penyebaran berbagai jenis tanaman baru ke dunia Islam," jelas Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam bukunya bertajuk Islamic Technology: An Illustrated History. Sejak itu, dunia Islam mengenal tanaman, seperti padi, sorgum (sejenis gandum), gandum keras, tebu, kapas, semangka, terung, aneka tanaman, serta beragam bunga.

Tobat Nasuha

Assalamualaikum wr wb
Ustaz, bagaimana adab atau cara jika kita hendak bertobat nasuha? Selain itu, adakah doa khusus atau shalat tobatan nasuha dan bagaimana kita menghindari perbuatan dosa serupa agar tobat kita tidak sia-sia?

Hamba Allah


Waalaikumussalam wr wb
 "Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobatan nasuha (tobat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang Mukmin yang bersama dia." (QS al-Tahrim [66]: 8).

Ulama menjelaskan, tobat nasuha adalah tobat yang sebenar-benarnya, yaitu tobat yang didasari pada keinginan kuat dalam hati untuk tidak kembali melakukan dosa-dosa yang pernah dilakukan sebelumnya. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar tobat kita dapat disebut sebagai tobat nasuha yang diterima Allah SWT.

Kamis, 01 Desember 2011

Cinta dan Rindu Tanpa Akhir

Bulletin Jum'at
"Hai orang-orang yang beriman, barang siapa diantara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Maidah : 54).

Allah mencintai mereka; ini sungguh menakjubkan. Sebab, Allah yang tidak membutuhkan apa-apa dari mereka-malah mereka yang sangat membutuhkan-Nya, bahkan tidak bisa terlepas diri dari-Nya barang sekejappun-tidak bisa terlepas diri dari-Nya, barang sekejappun-tidak bergantung kepada mereka, malah mereka yang bergantung kepada-Nya, dan tidak meminta apapun dari mereka, tapi mereka segala sesuatu kepada-Nya, dan menyatakan mencintai mereka.

Qana'ah (Kepuasan)

Bulletin Jum'at-Kata Bermakna
  1. Imam Ali as. pernah ditanya tentang firman Allah SWT : Maka sesungghuhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (QS. 16 : 97), Imam Ali as. menjawab, "Ia adalah qana'ah (kepuasan)."
  2. Buah (hasil) dari qana'ah adalah kenyamanan.
  3. (Qana'ah adalah) menjaga apa yang ada di tanganmu lebih engkau cintai daripada meminta apa yang ada di tan orang lain.
  4. Orang merdeka adalah budak selama dia tamak, sedangkan budak adalah orang orang merdeka selama dia qana'ah
  5. Janganlah engkau malu memberi (bersedekah) walaupun itu sedikit, karena tidak memberi itu lebih sedikit.
  6. Kefakiran dan kekayaan keluar berkeliling, lalu keduanya bertemu dengan qana'ah, maka keduanya menetap (bersama).

Tahun Baru Islam dan Rahasia Hijrah

Hijra (Ilustrasi)
Bulletin Jum'at-Oleh : Drs. H. Amliwazir Saidi

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah, dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS 2 : 218)

Satu Muharram
Tanggal satu Muharram merupakan awal perhitungan kalender tahun baru Islam, yang dinamakan dengan kalender tahun hijriyah. Karena dikaitkan dengan peristiwa hijrahnya nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke kota Madinah. Pertanyaannya, kenapa awal kalender Islam dikaitkan dengan peristiwa hijrah nabi Muhammad SAW ke Medinah? Kenapa tidak dikaitkan dengan peristiwa kelahiran beliau yang notabene, nabi besar dan nabi penutup akhir zaman. Seperti misalnya kalender masehi yang penamaannya mengacu pada tanggal kelahiran nabi Isa AS.

Rabu, 30 November 2011

Sambutan Tahun Baru Hijriah 1433

Hijrah (Ilustrasi)
Bulletin Jum'at-Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Ketika memasuki tahun baru Islam, seorang muslim seharusnya berusaha untuk dapat mengamalkan nilai-nilai tauhid, seperti yang telah dicontohkanoleh kaum Muhajirin ketika hijrah dari Makah ke Madinah, yakni menjadi seorang Muhajir yang selalu bergerak mendambakan perubahan. Pribadi muhajir tidak mengenal bersikap pasif, berdiri menunggu bola dioper, mengkritik, dan menyalahkan orang lain, tapi pribadi muhajir mampu melakukan amal-amal positif, amal soleh, baik untuk dirinya, keluarganya, maupun untuk masyarakat dan bangsanya.

Menangis dan Tertawa


Bulletin Jum'at-"Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan". (QS. At-Taubah [9] : 82)

Muqaddimah
Alhamdulillah dan shalawat salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Junjungan kita Nabi Muhammad saw. Pada edisi yang lalu kami hidangkan judul sederahana "Insya Allah". Senang rasanya, Buletin ini bisa mengingatkan apalagi mencerahkan. Ketika pertanyaan Kaum Quraish, Beliau didiamkan Allah selama 15 hari dengan tidak diturunkan wahyu dan turun ayat menegur Beliau. Wajarlah, jika sedih, karena Beliau juga manusia. Demikian juga pada saat yang lain gembira dan tertawa. Itulah naluri dan fitrah yang sudah Allah titipkan kepada setiap insan. Untuk melengkapi urian itu, maka kalini kami hidangkan tema "Menangis dan Tertawa". Bagaimana pandangan Agama dan relevansinya dalam kehidupan kita. Semoga bermanfaat dan mencerahkan. Amin

Menangis dan Tertawa : Naluriah
Pernahkah kita diajari menangis dan tertawa? Mana lebih dahulu kita menangis daripada tertawa? Bahkan kita tidak tahu sejak kapan kita mulai menangis dan tertawa. Manusia yang dilahirkan menangis tanpa diajari, kemudian baru ia tertawa. Konon, Imam Ali kw, memberi petuah. "Ketika kau lahir orang lain disekitarmu menangis. Tapi, kelah kau harus tersenyum meninggalkan dunia ini, sementara orang disekitarmu menangis". Selagi seseorang masih waras, maka ia pasti akan menangis tatkala sedih dan tertawa (tersenyum) disaat gembira. Kita lebih mudah dan sering tertawa daripada menangis. Setiap hari entah berapa kali kita tertawa terbahak-bahak, meskipun yang dinilai sedekah adalah senyum diiringi tawa yang wajar. Sementara menangis, sekali sebulan atau sekali setahun pun tidak. Keduanya memiliki filosofi dan makna yang sama meskipun ekspresinya berbeda. Keduanya adalah karunia yang patut disyukuri dan menjadi obat yang menyehatkan. "Dan bahwasanya Dialah yang menajadikan orang tertawa dan menangis. Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis". (QS. An-Najm [53] : 43, 60). Demikian Al-Qur'an mengingatkan.

Menangis dalam Sepi

Menangis dalam Do'a
Bulletin Jum'at-Dari Abu Hurairah ra. berkata, bahwa Nabi SAW telah bersabda :
"Ada Tujuh kelompok yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya yaitu : ....., dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian keua matanya melelehkan air mata" (HR Bukhari Muslim)

Minggu, 20 November 2011

Kata Bermakna

Bulletin Jum'at
  1. Mohonlah (Kepada Allah SWT) agar diturunkan-Nya rezeki dengan cara banyak bersedekah
  2. Sedekah adalah obat yang manjur.
  3. Peliharalah iman kalidan dengan bersedekah
  4. Jika kalian jatuh miskin, maka berdaganglah dengan Allah Ta'ala dengan bersedekah
sumber : buletin al-falah edisi ke-321/xi/2011

Tuhan, Rengkuh Kami Dalam Petunjukmu

Bulletin Jum'at-Janganlah kamu saling dengki dan iri, dan jangan pula mengungkit keburutkan orang lain. Jangan saling benci dan jangan saling bermusuhan serta jgangan saling menawar lebih tinggi atas penawaran yang lain. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya dengan tidak menzaliminya, tidak mengecewakannya, tidak membohonginya, dan tidak merendahkannya. Letak taqwa ada disini, (Nabi SAW menunjukkan dada beliau sampai berulang tiga kali). Seorang patut dinilai buruk bila merendahkan saudaranya yang muslim. Seorang muslim haram menumpahkan darah (membunuh), merampas harta, dan menodai kehormatan lainnya". (HR. Muslim)

Hadist di atas sebenarnya merupakan teguran dan peringatan bagi semua umat Islam.

Jumat, 18 November 2011

Hakekat Syukur

Bulletin Jum'at-"Ya Allah, tunjukkanlah di dunia ini siapa temanku di surga nanti", dimikian munajat Nabi Daud as. Allah Swt mengijabah munajat Nabi-Nya dengan menginformasikan bahwa teman Nabi Daud as di Surga nanti adalah seorang tukang kayu. Penasaran dengan kabar tersebut, Nabi Daud as ditemani Sulaeman as, putra tercintanya yang masih belia, mencari manusia yang diinformasikan akan menjadi temannya di surga.

Tak berselang lama mencari, mereka bertemu dengan seorang tukang kayu. Diikuti dan diperhatikannya bagaimana tukang kayu tersebut menebang, memotong dan menjual kayunya. Belum terlihat hal-hal yang istimewa. Sehingga Nabi Daud as memutuskan untuk bertemu dan menginap di rumah Tukang kayu tersebut.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...