Hai orang-orng yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan
hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok
(akhirat) dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa
yang kamu kerjakan.(Q.S. Al-Hasyr 59:18)
Kami letakkan timbangan yang benar pada hari kiamat,
sehingga tidak ada satu jiwa pun yang akan dirugikan dan jika (amalan itu)
hanya seberat biji sawi sekali pun pasti Kami akan memberinya balasan. Maka
cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.(Q.S. Al-Anbiyaa 21:47)
Seseorang yang sempurna akalnya ialah yang suka menilai
dirinya dan selalu beramal untuk menambah bekal untuk akhiratnya.(Hadist dari
Abu Jala bin Aus RA diriwayatkan oleh At-Tarmidzi)
Bertaqwalah kepada Allah di mana pun engkau berada dan
ikutilah perbuatan jahat itu dengan kebaikan, agar terhapuslah kejahatan dan
bergaullah dengan sesame manusia yang berbudi luhur.(HR. At-Tarmidzi)
Jika seorang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka
tidak akan diterima doanya selama empat puluh hari. Dan siapa saja yang
dagingnya tumbuh dari makanan haram dan riba, maka neraka lebih layak untuknya…
(HR. Muslim)
Ya Allah, Jadikanlah bulan ini kepada kami dalam kondisi
aman & hati kami penuh dengan keimanan, & jadikanlah pula bulan ini
kepada kami dengan kondisi selamat dan hati kami penuh dengan keislaman. Rabb
ku dan Rabb mu Allah. Bulan petunjuk dan bulan kebaikan. (HR. Turmudzi)
Bulan Rajab merupakan starting awal untuk menghadapi Bulan
Suci Ramadhan. Subhanallah, Rasulullah saw. menyiapkan diri untuk menyambut
Bulan Suci Ramadhan selama dua bulan berturut sebelumnya, yaitu bulan Rajab dan
bulan Syaban. Dengan berdoa dan memperbanyak amal shalih.(baitul-hikmah)
Doa keberkahan di bulan Rajab. Bila memasuki bulan Rajab,
Nabi saw. mengucapkan, Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Syabaana, Wa
Ballighna Ramadhaana. Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan
Rajab & Syaban serta sampaikanlah kami kepada bulan
Ramadhan.(baitul-hikmah)
Ubay bin Kab berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:
Barangsiapa yang membaca surat Al-Wâqiah, ia akan dicatat tidak tergolong pada
orang-orang yang lalai.(Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203)
Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak
melihat.(Al-Waqiah: 85)
Surat Al-Ahzab: 56-Ayat tentang Perintah Bershalawat kepada
Nabi SAW & Keluarganya, Cara bershalawat, Shalat tidak akan diterima tanpa
shalawat, Doa akan tidak akan diijabah tanpa shalawat, Ali, Fatimah, Hasan dan
Husein (SA) adalah keluarga Nabi SAW & Larangan shalawat batra (terputus).
Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang membaca surat
Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang
dikaruniakan padanya.(Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187).
Janganlah kamu
bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah
orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman.
(Q.S. Al-Imran: 139)
Dan apabila kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak
akan dapat menghitungnya.(Q.S. Ibrahim: 34)
Apabila kamu bersyukur niscaya akan Aku tambahkan nikmat-Ku,
dan apabila kamu kufur maka adzab-Ku sangat pedih.(Q.S. Ibrahim:7)
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum
hingga mereka mengubah diri mereka sendiri.(Q.S. Ar-Rad:11)
Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu,
dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah
mengetahui dan kamu tidak mengetahui .(Q.S. Al-Baqarah:216)
Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah
menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya.(Q.S. Ath-Thalaq: 2-3)
Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan
jalan keluar baginya, dan memberinya rizki dari jalan yang tidak ia sangka, dan
barang siapa yang bertawakkal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya…
Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati
sedang mereka dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa
yang pedih.(Q.S. An-Nisa: 17-18)
Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang
mengerjakan kejahatan yang hingga apabila datang ajal seseorang di antara mereka,
barulah ia mengatakan: Sesungguhnya saya bertaubat sekarang.(Q.S. An-Nisa:
17-18)
Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi
orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka
bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya, dan
Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(Q.S. An-Nisa: 17-18)
…(yaitu) yang apabila mereka tertimpa musibah mereka
mengatakan “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami
kembali.(Q.S. Al-Baqarah: 155-156)
Wahai orang-orang yang beriman mintalah pertolongan melalui
Sabar dan Shalat, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Dan
benar-benar akan Kami uji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, dan kekurangan
buah-buahan, dan berilah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar…
Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada
kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.(Q.S. Al-Insyirah:
5-6)
Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan
kesanggupannya.(Q.S. Al-Baqarah: 286)
Dan janganlah kamu berputus asa daripada rahmat Allah.
Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan orang-orang
yang kufur.(Q.S. Yusuf: 87)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar