Pages

Selasa, 31 Januari 2012

Kumpulan Tausyiah Singkat


Hai orang-orng yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Q.S. Al-Hasyr 59:18)

Kami letakkan timbangan yang benar pada hari kiamat, sehingga tidak ada satu jiwa pun yang akan dirugikan dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi sekali pun pasti Kami akan memberinya balasan. Maka cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.(Q.S. Al-Anbiyaa 21:47)

Seseorang yang sempurna akalnya ialah yang suka menilai dirinya dan selalu beramal untuk menambah bekal untuk akhiratnya.(Hadist dari Abu Jala bin Aus RA diriwayatkan oleh At-Tarmidzi)

Bertaqwalah kepada Allah di mana pun engkau berada dan ikutilah perbuatan jahat itu dengan kebaikan, agar terhapuslah kejahatan dan bergaullah dengan sesame manusia yang berbudi luhur.(HR. At-Tarmidzi)

Jika seorang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima doanya selama empat puluh hari. Dan siapa saja yang dagingnya tumbuh dari makanan haram dan riba, maka neraka lebih layak untuknya… (HR. Muslim)

Ya Allah, Jadikanlah bulan ini kepada kami dalam kondisi aman & hati kami penuh dengan keimanan, & jadikanlah pula bulan ini kepada kami dengan kondisi selamat dan hati kami penuh dengan keislaman. Rabb ku dan Rabb mu Allah. Bulan petunjuk dan bulan kebaikan. (HR. Turmudzi)

Bulan Rajab merupakan starting awal untuk menghadapi Bulan Suci Ramadhan. Subhanallah, Rasulullah saw. menyiapkan diri untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan selama dua bulan berturut sebelumnya, yaitu bulan Rajab dan bulan Syaban. Dengan berdoa dan memperbanyak amal shalih.(baitul-hikmah)

Doa keberkahan di bulan Rajab. Bila memasuki bulan Rajab, Nabi saw. mengucapkan, Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Syabaana, Wa Ballighna Ramadhaana. Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan Rajab & Syaban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.(baitul-hikmah)

Ubay bin Kab berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang membaca surat Al-Wâqiah, ia akan dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.(Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203)

Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat.(Al-Waqiah: 85)

Surat Al-Ahzab: 56-Ayat tentang Perintah Bershalawat kepada Nabi SAW & Keluarganya, Cara bershalawat, Shalat tidak akan diterima tanpa shalawat, Doa akan tidak akan diijabah tanpa shalawat, Ali, Fatimah, Hasan dan Husein (SA) adalah keluarga Nabi SAW & Larangan shalawat batra (terputus).

Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan padanya.(Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187).

 Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman. (Q.S. Al-Imran: 139)

Dan apabila kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menghitungnya.(Q.S. Ibrahim: 34)

Apabila kamu bersyukur niscaya akan Aku tambahkan nikmat-Ku, dan apabila kamu kufur maka adzab-Ku sangat pedih.(Q.S. Ibrahim:7)

Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri.(Q.S. Ar-Rad:11)

Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui .(Q.S. Al-Baqarah:216)

Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya.(Q.S. Ath-Thalaq: 2-3)

Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rizki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya…

Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.(Q.S. An-Nisa: 17-18)

Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan yang hingga apabila datang ajal seseorang di antara mereka, barulah ia mengatakan: Sesungguhnya saya bertaubat sekarang.(Q.S. An-Nisa: 17-18)

Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(Q.S. An-Nisa: 17-18)

…(yaitu) yang apabila mereka tertimpa musibah mereka mengatakan “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.(Q.S. Al-Baqarah: 155-156)

Wahai orang-orang yang beriman mintalah pertolongan melalui Sabar dan Shalat, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Dan benar-benar akan Kami uji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, dan kekurangan buah-buahan, dan berilah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar…

Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.(Q.S. Al-Insyirah: 5-6)

Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.(Q.S. Al-Baqarah: 286)
Dan janganlah kamu berputus asa daripada rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur.(Q.S. Yusuf: 87)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...